Waru, Sidoarjo — Pondok Pesantren Mambaul Ulum Waru, Kabupaten Sidoarjo, telah melaksanakan kegiatan skrining kesehatan santri pada Rabu, 25 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 86 santri yang menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan terstruktur. Kegiatan skrining kesehatan ini diselenggarakan sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan santri serta untuk memperoleh data kesehatan yang akurat dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung sistem pencatatan dan pemantauan kesehatan santri di lingkungan pesantren secara berkelanjutan. Pelaksanaan skrining kesehatan dilakukan dengan sistem pos pelayanan, sehingga alur pemeriksaan berjalan tertib, efisien, dan terorganisir. Setiap santri mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan sesuai dengan urutan pos yang telah ditentukan. Adapun rangkaian kegiatan skrining kesehatan meliputi: Pos 1: Pengukuran Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB) Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui statu...
PRESS RELEASE - Kegiatan 3 Minggu, 22 Juni 2025 Semangat pemberdayaan masyarakat terus digaungkan oleh mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) prodi S1 Kesehatan Masyarakat melalui kegiatan yang ke 2 Bina Desa di Desa Tambaksumur yang mengangkat tema “Budidaya Maggot sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik.” Berlokasi di Balai RW 3 Desa Tambaksumur, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta serta pembagian lembar pre-test untuk mengukur sejauh mana pengetahuan warga terkait pengelolaan sampah organik sebelum mendapatkan edukasi. Acara kemudian dibuka secara resmi oleh MC. Puncak kegiatan diisi dengan sesi edukasi dan demonstrasi budidaya maggot yang disampaikan langsung oleh Bapak Toufik, seorang praktisi berpengalaman di bidang budidaya maggot. Dalam sesi ini, warga diajak mengenal lebih dekat potensi maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai agen pengurai sampah organik yang ramah lingkungan ...
Narasumber : Hafid Algristian, dr., Sp.KJ - Unusa Jemursari Tema : Mahasiswa unusa berintelektual dengan anti kekerasan seksual, anti perundungan menjadi remaja asyik tanpa usik Penyekatan emosi adalah langkah pertama untuk memberi empati kepada orang lain. Kita harus mengedepankan critical thinking. adapun macam - macam bullying yaitu : fisik, verbal, sosial , cyber bully, seksual. mengapa terjadi bullying? 1. kurangnya empati 2. lemahnya pengawasan 3. merasa berbeda dan bullying juga mempunyai 4 posisi yaitu: pelaku, korban, penonton, dan penolong dan cara mengatasi bullying adalah menjadikan motto dalam hidup itu "Balas dendam terbaik adalah dengan berkehidupan yg baik" caranya adalah Menikmati masa skrg. Cara mengobati masa lalu adalah Move forward adalah pindah ke tempat yg leb...
Komentar
Posting Komentar